28 February 2024

Demi Cintaku

Edit Posted by with No comments

 Asri Fajriani

9D

Pagi ini, Ashraf bangun dengan semangat yang menggebu-gebu karena hari ini adalah hari dimana ia akan bertanding sepak bola dengan SMP sebelah. Ashraf sangat bahagia bisa mewakili sekolah bersama teman-temannya.

"Bu,Ashraf berangkat dulu. Do'akan Ashraf supaya menang, yaa." teriak Ashraf sembari mengenakan sepatu.

"Tentu saja ibu do'akan, Nak. Hati² di jalan, ya," jawab sang ibu.

Ashraf pun berlari menuju ke sekolah. Di tepi jalan, tiba-tiba, "braaak!..." Ashraf tidak sengaja menyenggol batu dan terjatuh karena saking semangatnya. Kakinya terlukanamun, ia tak hiraukan. ia bergegas bangun dan menepuk-nepuk bagian tubuhnya yang kotor.

 Sesampainya di sekolah, ia lagsung pergi ke lapangan olahraga. Di sana, terlihat teman-nya yang sudah siap bertanding. Ashraf pun menurunkan tas yang ada di pundaknya dan menyimpannya di pinggir lapangan, lalu menghampiri mereka. Mereka tersenyum pada Ashraf. Namun, senyuman kedua sahabat Ashraf memudar ketika melihat bekas luka yang ada di lutut Ashraf.

"Raf, kenapa 'tuh kakimu? Kok berdarah?" tanya Abiel.

"Ooh, ini? Tadi aku terjatuh saat berlari menuju ke sekolah di jalan, hehe...." Jawab Ashraf tersenyum malu.

"Sepertinya, kau terlalu bersemangat untuk menang, ya, Raf?" Yoga ikut bicara sambil membawakan alkohol dan obat merah untuk mengobati luka yang ada di lutut Ashraf.

                Beberapa menit kemudian, pertandingan dimulai. Ketika bertanding, saat Ashraf hendak berlari mengambil bola dari lawan, tiba-tiba kakinya terasa sakit yang kemudian membuatnya terjatuh. Namun, ia tidak menyerah. Sampai akhirnya, "Gooooool!" tim Ashraf memenangkan pertandingan dengan skor 3-2.

"Yeay, gol! Kalian memang hebat," teriak Pak Jazlan sambil menghampiri dan memeluk anak-anak didiknya di tengah lapangan.

Ini merupakan kemenangan pertama mereka. Pasalnya, sebelum ada Ashraf, sekolah ini belum pernah memenangkan satu pertandingan sepak bola sekalipun. Jadi, sejauh ini, Ashraf adalah pemain terbaik. Mereka pun melanjutkan ke pertandingan selanjutnya. Mereka memenangkan setiap pertandingan.

 Singkat cerita, Ashraf tumbuh menjadi atlet sepakbola yang hebat. Di suatu pertandingan antara negara Indonesia dan Malaysia, seperti biasa tim Ashraf memenangkannya. Pelatih dari Malaysia kagum dengan kemampuan yang dimiliki Ashraf. Ia tertarik dan berkeinginan untuk merekrut Ashraf untuk main di timnya dan betanding di negara Malaysia.

Pelatih itu pun menghampiri Ashraf yang sedang duduk di samping lapangan sambil meminum air.

"Saya nampak awak memang pandai bermain tadi."

"Terimakasih, Pak," ujar Ashraf sopan sembari membungkuk dan menganggukkan kepala.

"Bagaimana jika awak bermain dalam pasukan saya? Ekhemm... Jangan risau, awak takkan balik dengan tangan kosong," ucap pelatih itu meyakinkan.

Ashraf berfikir sejenak. Lalu Yoga dan Abiel menghampiri.

“Terima saja tawaran itu, Raf. Bayangkan, kau bisa mendapatkan apapun yang kau mau," ucap mereka.

"Entah kenapa aku merasakan keputusan yang berbeda. Mulut mereka berkata demikian, namun kelopak mata Yoga dan Abiel menampakkan hati yang berpaling," batin Ashraf.

"Tapi...," kata Ashraf. Belum sempat Ashraf melanjutkan kata-katanya, pelatih itu sudah memotong.

"Apa sahaja yang awak mahu, kami akan berikan," pelatih itu menegaskan.

Setelah berfikir cukup lama, Ashraf menetapkan pendiriannya bahwa ia mencintai tanah air lebih dari apapun.

"Maaf, Pak. Bukannya saya tidak mau, tapi saya ingin berjuang untuk negara saya sendiri. Saya yakin, Bapak akan mendapatkan pemain yang lebih baik dari saya di Malaysia," Ashraf menolak dengan sopan.

Pelatih itu pun meninggalkan Ashraf, Yoga, dan Abiel dengan wajah yang kecewa. Senyuman Yoga dan Abiel kian merekah.

"Huft... Aku pikir kau akan menerimanya," ucap Abiel khawatir.

"Iya. Dia tahu kami adalah sahabatmu. Jadi, kami disuruh untuk membujukmu. Dia pikir, kau akan mau jika kami juga mendukung," kata Yoga sambil merangkul pundak Ashraf.

Ashraf tersenyum.

"Tentu saja aku tidak akan mau. Kita sudah bersahabat sejak lama. Jadi, aku tahu sekali jika kalian berbohong. Dengar, ya. Aku lebih memilih menjadi pemuda yang berjiwa patriotisme dan bernasionalisme daripada menjadi atlet yang profesionalisme untuk bangsa lain. Aku ingin membanggakan ibu dengan memakai kaos tim dengan bendera merah putih di dadaku," jawab Ashraf.

***

 

Tiang Negara

Edit Posted by with No comments

Dea Mustika

Ex. 9I


Kharakter khalayak ‘tlah terbangun

Sebagai bathera tuk hadap langsung pada hidup

Tumbuh hingga kritis jua bijaksana

Tangguh pun turut ikut serta

 

Jati diri, kau tuntun perihal kehidupan

Tuai latar budaya serta kearifan local

Satu tuju dan pikir tuk bela negara

Harap insan tumbuh dalam kesadaran

 

Mendidik tuk jadi insan ideal

Tercipta dalam moral yang mulia

Berkembang dalam rasa dan karsa

Terbinanya watak kehidupan

 

Mencegah nilai buruk sebab norma-norma

‘Tuk menuju negara satu jua bermartabat

Jangan biar teladan sulit tuk ditemu

Supaya pilar-pilar tak luntur terlantar

 

 

 

 

27 December 2023

26 December 2023

Olm Salamander

Edit Posted by with No comments

 Asri Fajriani

IX C

https://www.mongabay.co.id/wp-content/uploads/2020/04/Salamander.jpg

Olm Salamander terlihat seperti makhluk yang hanya ada dalam cerita dongeng, namun nyata. Ia mempunyai kulit seperti manusia.

Olm Salamander adalah hewan yang sangat jarang ditemui karena ia tinggal di dalam gua. Karena itu juga, saking asingnya, hewan ini sering digunakan untuk tulisan-tulisan hoax. Padahal, Olm termasuk hewan amfibi. Hanya saja, ia lebih sering tinggal dan berkembang biak di air.

Terkadang, Olm disebut sebagai manusia ikan karena kulitnya yang seperti kulit manusia. Olm tidak suka dengan cahaya matahari. Sebab itu ia tinggal di gua-gua yang gelap.

Meski Olm mempunyai mata, ia tidak bisa melihat. Namun dengan indra pendengarannya yang luar biasa, Olm mampu mendeteksi getaran-getaran kecil yang terdapat di sekitarnya.

Selain bentuknya yang tidak biasa dan julukannya sebagai manusia ikan, ada keunikan lain yang dimiliki hewan ini yaitu pada saat proses perkawinan. Pasangan Olm akan berpacaran terlebih dahulu.

Olm memakan hewan-hewan invertebrata kecil dan organisme mikroskopis lain yang ada di sekitarnya. Olm dapat mengonsumsi makanan yang banyak sekaligus lalu menyimpan kelebihan nutrisi untuk digunakan saat makanan mulai langka. Dengan begini, Olm memungkinkan untuk bertahan hidup tanpa makan hingga 10 tahun.

Walaupun gerakannya yang lambat dan terlihat rapuh, Olm mampu hidup sampai 100 tahun. Hebat sekali bukan?

Namun, meskipun begitu, populasi Olm semakin berkurang sampai saat ini dikarenakan wilayah mereka yang terbatas.

Daftar pusaka :

Olm . (t.t.). dalam Wikipedia diakses pada 2 Juli 2023 dari https://id.m.wikipedia.org/wiki/OlmPrihatini, Zintan. 2022 . "Mengenal olm Salamander gua yang bisa hidup sampai 100 tahun". amp.kompas.com, 25 Agustus 2022 , dilihat 1 Juli 2023. https://amp.kompas.com/sains/read/2022/08/25/110500123/mengenal-olm-salamander-gua-yang-bisa-hidup-sampai-100-tahun

Somnivera, Pepaver, 2022. "Olm Salamander, hewan unik yang tidak suka dengan sinar matahari" , YouTube, 14 Agustus 2022, dilihat pada 27 Juni 2023 . https://youtube.com/shorts/Any-pWcSZSs?feature=share

 

Pesugihan

Edit Posted by with No comments

Asri Fajriani

IX F

 

Di sebuah desa, hiduplah seorang penjual sate keliling yang berdagang di malam hari. Namanya Pak Dayat. Ia hidup bersama anaknya yang bernama Dika. Semenjak istrinya meninggal, kehidupan mereka berubah total. Dari mulai perekonomian yang turun drastis, Dika anaknya menjadi pendiam, hingga dagangan satenya yang tak laku lagi.

     Hari demi hari, kehidupan mereka semakin berkekurangan. Pak Dayat putus asa. Mengingat anaknya yang tak pernah membantunya, Pak Dayat memutuskan untuk pergi ke dukun dan melakukan pesugihan.

Singkat cerita...

Setelah Pak Dayat pergi ke dukun, dagangannya mulai laku kembali. Bahkan lebih laku daripada saat istrinya masih hidup. Namun, sejak saat itu, Pak Dayat libur berjualan  pada hari Kamis atau malam Jum'at. Pada setiap malam Jum’at, ia pergi ke sebuah pohon beringin yang terbilang angker sambil membawa sesajen. Ia lalu melakukan ritual. Pak Dayat melakukan ritual itu di setiap jam 12 malam sampai terbit matahari.

Meskipun dagangannya telah ramai pembeli, Dika semakin terlihat lesu dan sering kali mengurung diri di kamar. Semakin lama, dagangan Pak Dayat terus laris walau Pak Dayat berjualan di malam hari bahkan tengah malam sekalipun.

Hingga pada suatu ketika, ada seorang warga yang menyadari keanehan yang terjadi pada Pak Dayat. Pak Shamsyul yang merasa curiga dengan Pak Dayat, pergi menemui Pak Kyai yang tinggal di desa tersebut. Pak Shamsyul kemudian menceritakan keanehan yang ia lihat.

Malam berikutnya, Pak Shamsyul berpura-pura membeli sate Pak Dayat dan membawanya ke rumah Pak Kyai. Lalu, Pak Kyai membacakan do'a-do'a sebelum memakan sate tersebut. Betapa kagetnya Pak Kyai dengan Pak Shamsyul saat melihat satenya berubah menjadi belatung sebesar ibu jari. Pak Kyai kemudian menyadari, bahwa ternyata selama ini Pak Dayat melakukan pesugihan.

 Keesokan harinya, Pak Kyai beserta beberapa orang warga pergi ke rumah Pak Dayat untuk menemui Pak Dayat dan mencari bukti. Sesampainya di rumah Pak Dayat ternyata Pak Dayat sedang menangis sambil memeluk mayat anaknya yang sudah digerogoti belatung.

Pak Kyai dengan warga setempat pun segera mengurus jenazah Dika. Sementara itu, Pak Dayat hanya memasang wajah sedih dan penyesalan. Setelah pengurusan jenazah selesai, Pak Dayat kemudian menceritakan semua yang telah ia lakukan selama ini.

Sejak saat itu, Pak Dayat tak lagi melakukan pesugihan dan memulai kehidupan yang lebih baik. Kemudian, Pak Kyai bersama warga setempat berinisiatif untuk menebang pohon beringin tua itu karena warga merasa terganggu oleh hal-hal yang ghaib setiap kali melewati pohon tersebut.

 

"Sehingga Allah akan mengazab orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, orang-orang musyrik, laki-laki dan perempuan; dan Allah akan menerima taubat orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang. " (Q.S. Al-Ahzab : 73)

 

"Rezeki udah ada yang ngatur. Kadang, kalo diatur sama diri sendiri bisa ancur. Kita cuma tinggal ikhtiar sama do'a. Selebihnya, pasrahin aja sama yang Maha Kuasa.“ -Asri .F.

Lukisan Dirimu

Edit Posted by with No comments

 Rika Anggraeni

IX C


Belajarlah berpijak pada hidupmu

Kau adalah lukisan yang belum selesai

Teruslah lukis hidupmu

Dengan warna yang kau miliki

Buatlah lukisan itu dengan seindah mungkin

Sampai kau bersinar di mata orang


Kau adalah goresan tinta

Setiap goresan yang kau miliki

Adalah cerita yang kau lalui

Teruslah menggores

Sampai merangkai cerita yang indah


Kini...

Hanya mimpilah temanmu 

Gapailah mimpimu setinggi angkasa

Berjuanglah dengan dirimu sendiri

Sampai kau terletak di puncak yang tinggi

Perkemahan

Edit Posted by with No comments

Rika Anggraeni

IX C


Panas membara di siang hari
lelehkan keringat dari raga yang lelah
Namun, ku tak menyerah
kobarkan semangat perjuangan

Ku tetap berdiri
walau diselimuti panas
karna Pramuka
tak kenal panas
tak kenal lelah

Saat malam tiba
api unggun dinyalakan
angin berembus kencang
di malam yang gulita dan dingin
namun semangat ini tak tergoyahkan
tuk menyalakan api unggun bersama
dan menikmati malam bersama alunan lagu
terciptalah sebuah kebersamaan
di mana aku dan kau bergandengan tangan
mengelilingi api unggun persaudaraan

Suasana dingin berubah meriah
dengan pijarnya api menembus angkasa
rasa kebersamaan dan persaudaraan
semakin indah dan mengagumkan

Beginilah rasanya perkemahan
selalu semangat dalam setiap keadaan
menjadi Praja Muda Karana
yang satu dan kompak bersama
semua cerita dalam perkemahan
tersimpan indah dalam sebuah kenangan